Demi Biaya Berobat, Kakek Tua ini Tetap Kerja Meski Harus Pakai Selang di Hidung!


Agar bisa bertahan hidup di dunia yang fana ini, maka kita membutuhkan yang namanya uang. Untuk itu, kita harus bekerja keras atau melakukan bisnis untuk memperoleh banyak uang.

Sayangnya, meski sudah bekerja keras sampai mengorbankan kesehatan, seringkali hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Kesehatan semakin melemah, namun uang yang didapat hanya cukup untuk biaya hidup sehari-hari. Seperti yang dialami oleh pria tua berikut ini.

Dia sebenarnya berada dalam kondisi sakit, namun harus tetap bekerja sebagai sopir taksi online demi mendapatkan uang. Uang itu digunakan untuk membayar tagihan rumah sakit dan menafkahi keluarganya.

Kisah kakek ini pertama kali diunggah oleh akun Facebook Niramon Shicam. Pria Thailand ini mengunggah beberapa foto seorang kakek yang terlihat kurus dan sakit-sakitan, namun masih menjadi sopir taksi.

Saat berkendara, dia bahkan memakai selang makanan atau selang oksigen yang tersambung ke hidungnya. Tubuhnya sudah kurus dan tinggal kulit serta tulang. 

Dari hasil perbincangan dengan Niramon, kakek ini mengatakan bahwa dia mengidap beberapa kondisi medis berbeda. Karena itulah, dia membutuhkan banyak uang untuk membiayai perawatan medis yang diperlukan.

Jadi, dia tetap memaksakan untuk menjadi sopir taksi meskipun kondisinya sangat lemah. Merasa iba, Niramon memberikan uang lebih kepada kakek itu.

Tujuannya mengunggah kisah kakek ini dengan harapan, setelah viral maka akan banyak netizen yang mau menyumbang dan membantu membayar biaya medis kakek ini.

Jadi, dia bisa cepat sembuh dan tidak harus bekerja dengan kondisi sakit-sakitan. Beberapa netizen memang terharu dan hendak membantu kakek ini

Namun, ada pula netizen yang memberikan kritikan. Menurut mereka, sangat berbahaya seorang yang sakit menjadi sopir taksi. Kalau kondisinya mendadak drop, yang menjadi korban tidak hanya dirinya, tapi juga penumpang dan orang lain.

Netizen mempertanyakan dimana keluarga kakek ini sehingga dia harus mencari nafkah seorang diri saat sedang sakit.

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, cerita kakek ini menyadarkan kita semua akan mahalnya kesehatan. Karena itu, mulailah ikut asuransi kesehatan dari sekarang, supaya kalau kamu sakit nanti tidak harus pusing-pusing lagi soal biaya, atau harus tetap bekerja saat sakit kayak kakek ini. Gimana menurutmu?